Tampilkan postingan dengan label Tong-Ting. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tong-Ting. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 Juni 2012

Skenario, Hasil dari Pengamatan


Tidak sedikit orang-orang yang tidak menjagokan Italia pada Euro kali ini. Permainan yang cenderung memakai pertahanan yang berlapis-lapis menyebabkan permainan menjadi membosankan. Ditambah dengan menumpuknya pemain tua di skuad itu, sehingga

Selasa, 22 Mei 2012

Implikasi Doktrin Keselamatan bagi Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di Indonesia



Kekristenan adalah sebuah komunitas yang besar di tengah dunia masa ini. Banyaknya kekristenan dan maraknya pertunjukkan rohani yang dilakukan oleh orang-orang Kristen seakan memperlihatkan bahwa karya Tuhan dan penyertaan Tuhan hanya ada pada diri orang Kristen.
Orang-orang Kristen telah dipilih dan lalu diselamatkan oleh karena kuasa dan kehendak Allah. Sangat terlihat jelas bahwa dalam karya keselamatan, manusia sama sekali tidak memiliki peran aktif, karena Allah yang memulai semuanya, Allah yang memiliki inisiatif.
Akan tetapi banyak di antara mereka yang belum menyadari akan besarnya tanggung jawab yang dimiliki oleh seorang Kristen, mereka masih mengira bahwa karena status mereka telah diselamatkan, mereka jadi terkesan apatis akan apa yang sedang atau telah terjadi di lingkungannya sendiri. Tidak peduli akan apa yang sedang atau telah terjadi dengan lingkungannya, tidak peduli terhadap keadaan dan masalah yang sedang melanda lingkungannya dan negaranya. Padahal Allah tidak pernah memerintahkan agar manusia yang telah dipilih dan diselamatkan oleh Dia untuk tidak bergaul dengan dunia, atau dengan lingkungan mereka tinggal, tapi mengapa banyak orang Kristen, khususnya orang-orang yang menjabat sebagai pejabat gereja melakukan hal demikian?

Jumat, 11 Mei 2012

Tanggapan Gereja terhadap Perceraian dan Pernikahan Kembali


Pada awalnya, pernikahan dianggap sebagai sebuah ritual yang sangat sakral bagi manusia, dimana sepasang manusia (pria dan wanita) dipersatukan untuk satu kali seumur hidup. Namun, jika melihat fenomena-fenomena yang terjadi pada dewasa ini, pernikahan seperti sebuah permainan, dimulai dengan rasa antusias yang besar dan diakhiri jika rasa antusias itu sudah berubah menjadi sebuah rasa pesimis atau bosan, sehingga memilih untuk mengakhiri permainan tersebut.
Perceraian dan pernikahan kembali terkesan sudah menjadi gaya hidup bagi sebagian manusia di dataran bumi yang fana ini, bahkan gaya hidup seperti ini secara perlahan tapi pasti sudah mulai menjamur di kalangan kekristenan, dan fakta ini lah yang tengah dihadapi oleh gereja Tuhan masa kini.

Selasa, 14 Februari 2012

Lupakan

Lalu dirimu begitu ku rindu dan ku sayangi, namun kini ku meragunya
Sebab kau tak lagi seperti yang lalu
Ku terduduk oleh pikiran dan hubungan ini
Menerawang jauh hingga menembus atap, bahkan kemilau langit saat hari mulai gelap

Jumat, 27 Januari 2012

Respon Kekristenan dalam Pluralisme Agama


Tidak diragukan bahwa manusia hidup di suatu dunia yang penuh dengan dimensi perbedaan dan keragaman. Sebagaimana yang dapat disaksikan, terdapat bangsa-bangsa dan warna kulit yang beraneka ragam, bahasa yang beraneka-macam, budaya yang berbeda, agama yang multi-corak, ideologi dan pemikiran yang jamak dan berbagai aspek serta dimensi hidup manusia lainnya yang tidak sama.

Rabu, 25 Januari 2012

Humanisme Renaissance dan Dampaknya dalam Kehidupan Kristen

            Dewasa ini banyak sekali yang menganggap suatu ajaran sesat atau salah, tanpa berkecimpung di dalamnya. Contoh kecilnya adalah filsafat. Filsafat sering atau bahkan selalu mendapatkan cap sesat dari aliran tertentu. Aliran tertentu itu mencap ranah filsafat sebagai ranah yang sesat karena menurut mereka, filsafat hanya bisa bertanya dan mengkritik sesuatu yang sudah dipegang sebagai kepercayaan dan kebenaran. Teringat akan sebuah film yang dalam alur ceritanya ada sebuah dialog yang mengesankan dan (mungkin) menegur mereka yang berpandangan seperti yang di atas. Dalam film ini, ada dialog antara si perempuan kepada si laki-laki demikian, “Kenapa suka filsafat, nanti kamu jadi sesat loh”, dan si laki-laki menjawab, “Yang sesat itu kan orang yang belajar filsafatnya setengah-setengah, tidak secara utuh”. Ini adalah gambaran bagaimana banyak orang yang terjerembab kepada kemiskinan pengetahuan, dimana mereka hanya berbicara tanpa pernah mempelajarinya, mereka hanya melihat dari fenomena-fenomena yang terjadi.

Seks dan Pengaruhnya Terhadap Pertumbuhan Remaja

            Secara psikologi, masa remaja adalah usia di mana individu berintegrasi dengan masyarakat dewasa, usia di mana anak tidak lagi merasa di bawah tingkat orang-orang yang lebih tua melainkan berada dalam tingkatan yang sama, sekurang-kurangnya dalam masalah hak. Integrasi dalam masyarakat (dewasa) mempunyai banyak aspek efektif, kurang lebih berhubungan dengan masa puber, termasuk juga perubahan intelektual yang mencolok. Transformasi intelektual yang khas dari cara berpikir remaja ini memungkinkannya untuk mencapai integrasi dalam hubungan sosial yang dewasa, yang kenyataannya merupakan ciri khas yang umum dari periode perkembangan ini.

Yang Sejati

Bagiku, sepak bola adalah aktifitas yang bukan hanya membutuhkan tenaga, tapi sepak bola juga membutuhkan otak. Bukan hanya pelatih yang harus berpikir agar tim bermain indah dan menghasilkan kemenagan untuk tim,