Tidak diragukan bahwa manusia hidup di suatu dunia
yang penuh dengan dimensi perbedaan dan keragaman. Sebagaimana yang dapat disaksikan,
terdapat bangsa-bangsa dan warna kulit yang beraneka ragam, bahasa yang
beraneka-macam, budaya yang berbeda, agama yang multi-corak, ideologi dan pemikiran
yang jamak dan berbagai aspek serta dimensi hidup manusia lainnya yang tidak
sama.
Jumat, 27 Januari 2012
Kristologi dari Zaman ke Zaman
Kristologi adalah cabang
ilmu teologi yang
membicarakan tentang posisi Yesus Kristus di dalam agama Kristen. Makna
Kristologi bagi umat Kristiani selalu berkembang dari masa ke masa, dan tidak
pernah mengalami tahap selesai, karena selalu dihubungkan dengan konteks umat Kristiani oleh para
pemikirnya. Makna kehadiran Kristus bagi orang Kristen diyakini sebagai
pemelihara dan penyelamat dunia terkait dengan setiap persoalan hidup.
Tema-tema seperti feminisme, teologi pembebasan atau kemerdekaan adalah tema-tema yang saat ini
sedang populer pada zaman modern, di mana umat Kristen terus merenungkan makna
Kristus itu. Tema-tema itu disebabkan adanya penindasan oleh perang, "eksklusivisme", kesenjangan sosial di
masyarakat, dan sistem negara yang terkadang tidak adil pada seluruh ciptaan, termasuk alam Kristologi yang
dihayati dalam kondisi alam yang rusak karena pemanasan global disebut Kristologi Ekologi. Kristologi yang berfokus pada
seluruh ciptaan disebut Kristologi Kosmik, bahkan Yesus Kristus diuraikan
diberikan delapan belas gambaran terkait dengan budaya adat-istiadat yang terus
berubah.
Bagaimanakah perkembangan pemahaman
tentang Kristologi dalam zaman yang terus ikut berkembang juga?
Rabu, 25 Januari 2012
Pudarnya Kebahagiaan
Ketika rahasia-rahasia
menyiksa hati, ketika mata memerah karena air mata yang panas dan tulang rusuk
seolah hampir patah karena sesuatu yang tersembunyi di balik dadanya
membengkak,
Perjalanan Panjang dan Linangan Air Mata Sebuah Kapal Besar
6 Juli 2011
adalah tanggal di mana penulis lebih mengetahui apa yang sedang terjadi di kapal
besar, Ibu Pertiwi. Harap dimaklumkan, karena selama satu bulan lebih penulis
tidak pernah bersentuhan dengan media, ini dikarenakan penulis terisolasi di sebuah tempat kecil di
bagian dasar kapal besar ini. Namun dengan keadaan yang seperti itu, tidak
membuat rasa patriotisme yang
mengalir dalam darah penulis menjadi hilang. Sebuah dorongan yang sangat besar
untuk menyetel televisi membuat rasa
perihatin penulis muncul kembali. Kenapa? Ini adalah sebuah pertanyaan yang
menjadi landasan karangan bebas penulis.Cikal-Bakal dan Kontroversi Baptisan Anak
Semenjak
manusia jatuh ke dalam dosa, hubungan manusia dan Allah menjadi rusak. Meskipun
beberapa orang mengatakan bahwa bukan hubungan antara manusia dan Allah saja
yang rusak, melainkan pikiran pun ikut menjadi rusak, maka setiap pilihan atau
apa pun yang dipikirkan dan dilakukan manusia menjadi salah. Akan tetapi, jika
diteliti lebih kritis lagi, hanya hubungan manusia dengan Allah saja yang
rusak. Mengapa?
Langganan:
Postingan (Atom)